Tampilkan postingan dengan label restaurant. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label restaurant. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Desember 2010

Menjaga Resep Rahasia Restaurant




Banyak yang berfikiran kalau mau mulai membuka usaha restaurant adalah orang yang bisa masak sendiri jadi dia menjual masakannya dan merahasiakan resepnya hanya untuk restaurant tersebut. salah besar kenapa?
karena dengan begitu ketika kita sakit atau ada urusan penting berarti tidak ada yang memasak dan otomatis restoran itu tutup. bagaimana menyiasatinya?
latih orang lain yang tau mengenai masak-memasak ajari dia mengolah masakan ingat mengolah bukan berarti memberikan resep secara terang-terangan rahasiakan yang perlu dirahasiakan dengan begitu kita bisa sedikit tenang tanpa harus khawatir resep kita di curi :D

Rabu, 01 Desember 2010

Pajak Restoran dikenakan juga pada warteg di 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Warung Tegal (warteg) di DKI Jakarta akan dikenai pajak restoran. Rencananya, hal itu akan berlaku mulai 1 Januari 2011.

DPRD DKI menyetujui rencana penerapan pajak restaurant terhadap segala jenis tata boga di Jakarta sebesar 10 persen karena sesuai dengan amanat Undang-Undang 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Diharapkan usaha-usaha tersebut dapat lebih memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Jakarta.

Ketua Komisi Keuangan DPRD DKI, Ridho Kamaludin mengatakan pajak ini berlaku untuk usaha jasa boga apapun yang beromzet Rp 60 juta per tahun. “Tapi tidak spesifik untuk jenis usaha makan tertentu,” katanya pada Rabu (1/12).

Menurut Ridho, dalam Undang-Undang tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tersebut tidak ada bentuk diskriminasi usaha boga apa yang dikenakan pajak restoran 10 persen. Meski demikian Ridho sebenarnya menyangsikan optimalisasi kebijakan tersebut karena belum tersosialisasi dengan baik ke usaha boga yang berskala kecil serta keuntungan mereka pun belum tertata secara baik.

“Untuk itu jika ada usaha boga yang hendak melakukan protes atas kebijakan ini dapat disampaikan kepada Dinas Pelayanan Pajak,” kata Ridho.

UU nomor 28 tahun 2009 tertera klasifikasi sebuah restoran yaitu fasilitas penyedia makanan dan/atau minuman dengan dipungut bayaran, yang mencakup juga rumah makan, kafetaria, kantin, warung, bar, dan sejenisnya termasuk jasa boga/katering.

Di Jakarta, jenis rumah makan lebih dari 2000 unit usaha. Dinas Pelayanan Pajak akan mengidentifikasi usaha yang sudah berpenghasilan lebih dari Rp 60 juta per tahun dan usaha yang berpenghasilan lebih kecil dari itu. Namun Arief mengakui, sebagian besar pemilik usaha rumah makan di Jakarta banyak yang sudah mapan sehingga kebijakan ini tidak terlalu menuai kontroversi.

“Kami berharap kebijakan ini bisa dilaksanakan dengan baik karena dananya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk prasarana publik,” kata Arief.

Rencana itu dianggap memberatkan pemilik warteg. Pemilik kantin di Kebon Sirih, Muhammad Nur, 50, mengatakan kebijakan itu akan merugikan pengusaha karena harga makanan dan minuman menjadi lebih mahal dan membuat pembeli kabur.
sumber: republika
Lihat Juga :
Cafe

Selasa, 30 November 2010

Ikan Restaurant & Bar

Bali - Nama restoran ini sering disebut-sebut karena pernah disinggahi Gayus untuk makan malam. Ada sederetan menu serba super yang menjadi andalan. Dari sajian 'cingklak' yang lengkap, menu nasi superfood yang serba sehat hingga cheesecake yang membelai lidah. Semilir angin lautpun melengkapi kenikmati bersantap!

Di siang yang terik saya menyempatkan diri mampir ke Ikan Restaurant & Bar yang berlokasi di hotel Westin Resort Nusa Dua Bali. Dari kejauhan sudah terendus suara deburan ombak, aroma air laut dan tiupan lembut anginnya. Resto yang berinterior serba kayu ini menghadap ke pantai berpasir putih.

Ada area makan di bagian atas, ada juga yang terletak di pinggiran dekat pantai. Juntaian lampu-lampu hias yang direntang bakal membuat suasana malam makin indah. Kalau tak ingin buru-buru makan bisa saja duduk di kursi berkanopi putih alias orbit yang menghadap pantai. Aneka minuman segarpun bisa dipesan dari bar yang ada di resto ini.

Karena siang udara lumayan panas maka area tengah yang teduh menjadi pilihan kami. Hmm... sudah mulai bosan dengan sajian seafood mulailah saya mencari pilihan makanan lain. Wah, ternyata makanan bertema 'superfood' (bertanda daun hijau) menjadi andalan restoran ini. Makanan yang mengandung bahan-bahan alami yang sehat dan kaya manfaat untuk tubuh.

Jadilah menu sehat menjadi pilihan kami. Diawali dengan seduhan White Tea yang disajikan dengan es dan Tie Guan Yien, teh oolong Cina yang berasal dari kawasan Fujian. Teh oolong yang satu ini cukup populer dan digemari banyak orang karena aromanya yang wangi menyegarkan.

Sebagai pembuka, Cingklak, aneka sajian pembuka disajikan dalam wadah kayu panjang seperti wadah congklak. Wouw... bukan hanya unik wadahnya tetapi isinya sangat komplet. Ada lumpia, udang goreng tepung,perkedel jagung, satai ayam, satai lilit, daging goreng berikut saus kacang dan saus asam manis dan kecap.

Mencicipi hidangan pembuka yang renyah gurih ini memang harus perlahan-lahan. Tentu saja sambil menikmati deburan ombak dan sepoi angin laut. Lumpianya gurih renyah, udang goreng yang besar berlapis tepung crunchy pun mantap Makin enak dicocol dengan sambal kacang yang gurih-gurih pedas!

Nasi Campur Superfood, merupakan salah satu andalan resto ini. Racikan nasi komplet dengan bahan yang segar dan sehat. Nasi kuning berbentuk kerucut dikelilingi aneka lauk dan disajikan di atas baki besar. Lauknya satai udang dan salmon, tumis brokoli scallop, tahu goreng dengan saus asam manis, plus sambal matah.

Pilihan lauk yang memakai bahan bernutrisi prima seperti salmon, brokoli, tofu dan bumbu yang tak berlimpah membuat rasa alami makanan terasa sangat kuat. Wangi gurih nasi kuning beradu dengan salmon dan brokoli yang krenyes segar, Benar-benar sajian yang komplet nutrisi dan mengenyangkan.

O ya, sebagai pelengkap juga disajikan dinner rolls berupa roti wortel dan roti biji bunga matahari. Wortel yang legit membuat rasa roti makin gurih enak. Roti berbaur biji bunga matahari juga keras renyah gurih. Roti yang hangat ini makin enak setelah dioles mentega tawar yang wangi gurih!

Pilihan menu sehat lain yang kami cicipi, Salmon Ciabatta Sandwich. Sandwich ini memakai roti ciabatta, roti tawar Italia yang pipih lebar agak oval. Roti ini dipanggang dan diberi isian yang sehat pula. Irisan fillet salmon yang dipanggang dengan selipan avocado relish dan caramelized onion.

Krenyes gurih roti ciabatta berkolaborasi dengan salmon yang renyah, bawang bombay yang kecokelatan wangi plus daun arugula yang pahit-pahit segar. Bukan hanya menyehatkan, tapi sandwich yang satu ini juga menggoyang lidah! Hirupan teh Tie Guan Yien yang hangat dan harum membuat santapan ini makin sempurna.

Rupanya setelah berjalan-jalan di seputar pantai, kami merasa perlu menutup makan siang dengan dessert istimewa. Setelah mencoba menghindari es krim, pilihan kami justru jatuh pada Berry Berry. Yang satu ini berupa Forest Berry White Chocolate Cheesecake.

O la la... cheesecake cokelat putih dihiasi serutan cokelat plus saus berry dan potongan buah segar. Jangan ditanya lagi, rasa lembut manis gurih cheesecake berkolaborasi dengan saus berry yang asam segar. Sungguh sebuah penutup yang cantik di siang terik!
sumber: detikfood
lihat juga:
Cafe

Senin, 22 November 2010

Soup Buntut Sapi

BUNTUT sapi tidak nikmat diolah menjadi sup saja. Buntut sapi ternyata bisa dimasak menjadi aneka olahan yang sedap, seperti yang disajikan oleh Bogor Café.

Bagi para pencinta sup buntut, tentu nama Bogor Café Hotel Borobudur Jakarta tidaklah asing lagi. Maklum saja, kelezatan menu sup buntut di sini sudah sangat tersohor. Hadirnya menu sup buntut di hotel ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang dan unik.

Assistant Public Relations Officer Hotel Borobudur Evi Rumondang mengatakan bahwa sejarah kepopuleran sup buntut di Hotel Borobudur berawal pada 1073. Saat itu seorang staf Restoran Hotel Borobudur melihat seorang menteri negara yang sangat terkenal pada masa itu, sedang menikmati makan siangnya di sebuah warung di sekitar Lapangan Banteng. Kemudian, staf tersebut bertanya kepada si pemilik warung apa menu yang menjadi langganan menteri tersebut. Si pemilik warung pun menjelaskan bahwa sang menteri adalah pelanggan tetapnya yang sangat menyukai sup buntut.

Karena penasaran, staf hotel Borobudur mencoba sup buntut itu. Di luar dugaan, ternyata sup buntut itu sangat enak. Akhirnya, staf tersebut mengajak pemilik warung untuk menjual sup buntut tersebut di Hotel Borobudur. Tentu saja sup buntut tersebut disempurnakan lagi rasanya. Sang menteri kemudian mendapatkan informasi bahwa sup buntut warung langganannya sudah pindah ke Hotel Borobudur. Sejak saat itu, beliau beserta stafnya datang ke Hotel Borobudur untuk menikmati sup kegemarannya itu. Nah, dari situlah sup buntut di Hotel Borobudur mulai tenar.

“Saking banyak peminatnya, Hotel Borobudur memborong semua buntut sapi yang ada di Jakarta, bahkan harus mengimpor dari luar negeri,” tutur Evi.

Saat itu setiap bulannya, hotel dapat menghabiskan sekitar 2.000 kg buntut. Sementara sekarang dibutuhkan 7.000 kg setiap bulannya, dan bisa meningkat pada hari libur atau hari raya. Sup buntut juga tidak hanya dijual di Bogor Cafe, tetapi juga di Singosari Poolside Restaurant, toko kue Borobudur Gourmet, dan saat ini hadir di lantai 5 Mal Pacific Place Jakarta sejak Juni 2010 bernama Sop Buntut Bogor Café.

Untuk melengkapi variasinya, kini Bogor Café juga membuat olahan lain berbahan buntut sapi. “Aneka hidangan yang disajikan di sini tidak hanya hidangan buntut, tetapi banyak hidangan pelengkap lainnya,” tutur Evi.

Selain sup buntut dengan kuahnya yang lezat, menu buntut yang bisa dicoba pun beragam, seperti buntut rica bakar, buntut penyet, atau menu lain seperti bogor mixed grill dan grilled beef rib in hoisin BBQ sauce.

Jika ditanya apa menu buntut terfavorit, ternyata semua aneka menu buntut dijagokan dengan rasa yang khas dari tiap menu yang berbeda. Seperti buntut bakar yang didominasi dengan rasa manis, sedangkan untuk pencinta rasa pedas sangat tepat sekali jika Anda memilih menu berlabel buntut penyet. Buntut penyet menyajikan buntut yang sudah dimasak dengan sambal pedas yang terbuat dari cabai merah.

“Menu yang ini favorit saya, rasa pedasnya bikin nagih,” tutur Ade Lidya, salah seorang pengunjung yang kerap bersantap siang di restoran ini.

Soal rasa jangan ditanya, rasa menu buntut yang ada di sini sama lezatnya dengan rasa buntut yang ada di hotel, karena semua menu buntut dimasak di Hotel Borobudur Jakarta, sehingga tentu saja rasa dan kualitas akan sama dengan yang ada di hotel.

“Agar rasa buntut tetap enak, cara pengolahannya pun sangat diperhatikan, seperti mendiamkan semalaman buntut yang telah dibumbui agar lebih meresap rasanya,” jelas Evi.

Di sini, semua menu pilihan buntut disajikan dengan kuah sup. Adapun porsi penyajian menu terbagi menjadi tiga macam porsi, yaitu porsi dengan harga mulai Rp58.000++ untuk porsi kecil, Rp78.000++ untuk porsi sedang, dan Rp98.000++ untuk porsi besar.

Selain menu berbahan dasar buntut, menu yang lain pun patut dicoba, misalnya seafood soup yang rasa kuahnya menyerupai tom yam. Menu seafood soup berisi aneka seafood, mulai kerang, cumi, udang, sampai ikan kakap dan salmon.

Untuk hidangan penutup, sup buntut Bogor Café menghidangkan Warm Chocolate Pudding. Dengan lelehan cokelat di dalam kue berbentuk mangkuk, menu penutup ini sangat disarankan untuk dicoba. Restoran yang berkapasitas 100 pengunjung ini buka pukul 11.00–22.00 WIB.
Sumber: Okezone

Minggu, 21 November 2010

Restoran kwetiaw pontianak

Buat penggila kwetiau, wajb mampir ke restaurant spesialis kwetiau Pontianak ini. Mau kwetiau goreng, kuah, bun, yam, atau siram. Semaunya ada. Diracik ‘hot from wajan’ dan disajikan panas mengepul. Tinggal disuap dengan sambal rawit kacang atau acar rawit. Slruppp nyam-nyam.. kenyal lembut uenaak!

Di banyak wilayah di Jakarta, kwetaiu Pontianak tidak banyak dijajkan. Yang paling banyak justru kwetiau Medan. Di kawasan Mangga Besar banyak warung makan menawarkan menu ini. Karena itulah saya jadi penasaran ingin mencicipi kembali kelezatan kwetiau Pontianak.

Begitu melihat banner kuning ‘Kwetiau Sapi & Seafood’ di sebuah ruko dekat pintu tol BSD kearah Bintaro saya pun memutuskan untuk mampir. Benar saja, ‘open kitchen’ yang ada di luar menjadi ciri khas restoran khas Pontianak ini. Aroma wangi bawangpun langsung tercium menguar di udara.

Menu yang ditawarkan tidak banyak. Tinggal pilih saja mau kwetiau, bihun atau mi yang akan dimasak dengan cara digoreng, kuah, bun, siram atau yam. Selain itu ada juga nasi goreng, ca sawi, sup sapi, ca tauge, bakso gepeng atau bakso ikan kuah.

Pilihan saya jatuh pada Kwetiau Bun Kepiting dan Kwetiau Siram Sapi. Kwetiau Bun adalah kwetiau yang digoreng dengan sedikit kuah yang ‘nyemek-nyemek’ , kwetiau siram – kwetiau disiram kuah kanji yang kental. Sedangkan kwetaiau Yam,kwetiau diberi kuah yang rasanya asam.

Disajikan di atas piring sedang berwarna hijau, porsinya sedang. Di atasnya terlihat 4-5 cingkong kepiting rebus yang sudah dikupas, bakso ikan munngil, tauge, sawi hijau dan serabut telur yang menyelimuti kwetiau. Aroma wangi telur dan bawang langsung menyergap hidung.

Rasa kwetiaunya gurih tanpa jejak manis sama sekali. Dominan rasa kecap asin dan warnanya pucat tidak kecokelatan. Saat dikunyah terasa tekstur kwetiau yang lembut gurih dan lembut. Telur kocok yang diaduk dan dimatangkan cepat meninggalkan serabut-serabut halus yang menyelimuti kwetiau.

Yang menarik justru irisn kecil panjang mirip tahu goreng, yang tak lain adalah fish cake. Rasanya gurih kenyal mirip bakso ikan. Irisan ‘fish cake’ yang cukup banyak ini membuat kwetiau jadi enak. Apalagi saat diaduk dengan sambal rawit kacang yang kental kecokelatan dan acar rawit hijau yang renyah pedas. Slruuup… mulus gurih!

Kwetiau siram sapi khas Pontianak memang agak berbeda dengan kwetiau gaya Medan yang hampir selalu memakai irisan lapchiong (sosis babi). Kwetiau Pontianak yang diracik oleh orang Tio Ciu justru memkai irisan daging sapi rebus berikut jeroannya, kikil dan babat. Jangan khawatir semuanya empuk, lembut dan gurih.

Kwetiau yang sudah dimasak dengan telur dan bumbu kemudian disiram kuah kental berisi irisan daging sapi dan jeroannya berikut potongan sawi hijau. Kuah kental yang disebabkan pemakaian larutan tepung kanji ini menutupi seluruh kwetiau, warnanya pun tidak kecokelatan tetapi bening pucat.

Serabut telur pun menyelimuti kwetiau dan kuah kentalnya makinlama makin encer saat diaduk dengan kwetiau. Slruuup… gurih kenyal dengan aroma kecap asin yang kuat. Tidak ada jejak rasa manis, seluruhnya dominan gurih dan aroma bawang putih yang kuat. Daging sapinya, babat pun terasa empuk, lembut di lidah.

Sebagai pelengkap santapan kwetiau ini, kerupuk belida khas Pontianak jadi pasangan yang pas. Kerupuk ini bukan hanya renyah gurih tetapi merica utuh yang dimemarkan dan tersebar di seluruh kerupuk memberi kejutan pedas yang segar! Huah.. huah.. gurih pedas!

Peredam rasa pedas dan balutan gurih di lidah tentu saja es kacang hijau khas Pontianak, atau es lidah buaya dan yang suka asam, ada es jeruk kitna yang asam, wangi segar. Hmm.. rasanya lain kali kalau mampir ke rumah makan Pontianak ini, tak hanya bakso gepeng tapi kwetiau dengan rasa asli Pontianak ini bisa jadi andalan! Harga kwetiau siram sapi Rp. 18.000,00. kwetiau bun kepiting Rp. 23.000,00 dan es Kacang hijau Rp.8.000,00 dan es jeruk Rp. 5.000,00. Mau coba?
Sumber: detik.com
Lihat Juga:
Cafe

Minggu, 14 November 2010

Apa saja keuntungan Black card

Apakah Anda sedang mencari simbol “Professional” di abad ke 21 ini?
Well, Anda dapat memperoleh semua keuntungan dari kartu ini, khususnya untuk JobsDB.com events dan diskon restoran yang disediakan oleh OpenRice. Apa saja keuntungan JobsDB BlackCard?

1. Gratis Masuk Pameran Lowongan Kerja (Free Entrance Career Expo). Dengan memiliki JobsDB BlackCard, kamu mendapatkan akses gratis masuk ke pameran lowongan kerja di seluruh kota yang diadakan oleh JobsDB.com.

2. Akses Cepat untuk Apply di Pameran Lowongan Kerja Fast Lane. Dengan Menunjukkan JobsDB BlackCard, kamu mendapatkan kemudahan untuk apply di pameran lowongan kerja, kata lainnya kamu mendapatkan fasilitas Fast Lane.

3. Gratis Penilaian Kepribadian. Mendapatkan kesempatan untuk tes penilaian kepribadian dari JobsDB.com.

4. Diskon Spesial untuk Acara-Acara JobsDB. Diskon eksklusif untuk kamu, pemilik JobsDB BlackCard, untuk mendapatkan penawaran dari berbagai acara kami (PR and Marketing Forum, JobDB Secretary Forum, dan JobsDB.com Human Resources Conference).

5. Diskon Restaurant Disediakan oleh OpenRice. Menikmati makanan favorit kamu dengan diskon sampai 50%, atau penawaran spesial (buy one get one free, free dessert) di berbagai cafe dan restoran yang disiapkan oleh OpenRice untuk kamu.

6. Menjadi Tamu VIP pada Pertemuan OpenRice. Penawaran spesial untuk kamu: menjadi seorang tamu istimewa pada pertemuan OpenRice. Kamu dapat menjadi tester maknanan dan menikmati menu baru atau menu spesial yang disediakan oleh restoran yang bekerja sama dengan OpenRice.

Tertarik? Untuk informasi lebih lengkap,Hubungi 5367 8888 atau Mirna (0815 9121 519), Karina (0856 1715 626), Ari (0856 1607 597).

Tunggu apalagi? Be our special and get your own BlackCard!

Sumber: OpenRice.com

Rabu, 10 November 2010

kari nasi

Banyak restoran di Jepang mengkhususkan diri pada hanya satu jenis makanan.

* Sushi-ya
Sushi-ya adalah restoran yang mengkhususkan diri dalam sushi. Pada sebagian besar sushi-ya, pelanggan bisa duduk baik di meja biasa atau di (bar sushi) counter, di belakang yang koki sushi bekerja.

* Kaiten-Zushi
Kaiten-Zushi adalah restaurant sushi, di mana hidangan sushi disajikan ke pelanggan pada ban berjalan. Pelanggan bebas dapat memilih makanan yang mereka suka ketika mereka lewat di depan mereka atau urutan hidangan yang tidak tersedia di sabuk. Pada akhirnya, jumlah pelat dihitung untuk menentukan biaya. Biasanya ada beberapa jenis pelat (berbeda dalam warna atau pola), masing-masing dikaitkan dengan harga tertentu biasanya 100 sampai 500 yen. Kaiten-Zushi cenderung lebih murah dari biasanya sushi-ya.

* Soba-ya
Soba-ya spesialis dalam piring mie soba dan udon. Kebanyakan hidangan mie datang baik didinginkan dengan saus atau dalam sup panas dan dengan topping yang berbeda. Menu sering berubah sedikit dengan musim, dengan hiyashi (dingin) mi populer di musim panas dan nabeyaki (panas) udon populer di musim dingin.

* Ramen-ya
Ramen-ya mengkhususkan diri pada hidangan ramen, mie gaya Cina disajikan dalam sup dengan berbagai topping. Setiap ramen-ya telah mengembangkan sup sendiri, bahan yang paling penting bagi keberhasilan restoran. Beberapa hidangan lainnya berasal dari Cina, seperti gyoza dan nasi goreng, biasanya juga tersedia di ramen-ya.

* Kare-ya
Kare-ya adalah restoran yang mengkhususkan diri dalam kari nasi (raisu kare) piring. Biasanya ada setidaknya satu kare-ya dan satu ramen-ya di dalam atau di sekitar setiap stasiun kereta api utama.

* Tonkatsu-ya
Tonkatsu-ya melayani tonkatsu, deep cutlets babi goreng dilapisi tepung roti. Korokke dan lainnya hidangan goreng juga tersedia di banyak tonkatsu-ya.

* Gyudon-ya
Gyudon-ya spesialis dalam gyudon (domburi sapi). Gyudon-ya cenderung restoran cepat saji gaya murah.

* Okonomiyaki-ya
Okonomiyaki-ya spesialis dalam okonomiyaki dan kadang-kadang monjayaki. Pelanggan biasanya menyiapkan okonomiyaki mereka sendiri di atas hot plate yang dibangun ke dalam tabel.

* Yakitori-ya
Yakitori-ya mengkhususkan diri pada yakitori, tusuk sate ayam panggang. Mereka sangat populer di kalangan salarymen setelah bekerja. Seiring dengan ramen-ya, mereka juga tempat-tempat populer untuk pergi sebagai snack larut malam setelah minum.

* Tempura-ya
Tempura-ya mengkhususkan diri dalam piring tempura, seperti Tendon (tempura domburi) dan berbagai macam tempura.

* Unagi-ya
Unagi-ya spesialis dalam unagi (belut air tawar) hidangan seperti unajuu dan unadon (unagi domburi).

* Sukiyaki-ya
Sukiyaki-ya spesialis dalam sukiyaki dan shabu-shabu. Mereka cenderung mahal dan tidak terlalu banyak.
Lihat Juga: cafe

Selasa, 09 November 2010

cabe neraka dari manado

yang saya cari ketika dimanado adalah makanannya yang panas dan pedas.Setelah cukup lama bertanya dimana restoran yang menyajikan makanan manado yang kami cari akhirnya tertuju pada Dabu-dabu Restaurant di seberang jalan.

yang pertama kali kita coba adalah Roa bumbu cabe dengan ikan bobara dimasak sebagai woku dan cah kangkung. yang kita santap dengan nasi panas.

dan yang kami rasakan adalah tubuh kami bagai bermandi keringat entah karena panas atau apa rasanya seperti makan piring yang penuh dengan cabe.

setelah itu... sebelum hidangan habis kami santap kami memesan hidangan yang dikenal sebagai cabe neraka dari manado, yang disebut rica-rica. dan yang kami santap adalah ikan cakalang rica-rica.

dan kemudian apa yang terjadi? yah, pada awalnya saya tak begitu merasakan kepedasan seperti yang di bicarakan orang-orang mengapa tidak pedas seperti seharusnya? dan aku menikmati dengan santai sambil chatting di handphone dengan teman. tapi tak berapa lama saya mulai merasakan panas akibat kepedasan merayap dari mulut saya sampai kesemua wajah dan kepala saya dan reaksi saya hanya berteriak air!! sambil meminum minuman yang tersedia dekat dengan saya sambil kembali menyantap rica-rica kecanduan lebih tepatnya :D

Lihat Juga:
Cafe

Minggu, 07 November 2010

Pembuatan Se'i

Jakarta, VOI Fitur - Kabupaten Kupang merupakan sebuah kabupaten yang terletak di sebelah paling Selatan pulau Nusa Tenggara Timur. Ketika berada di Kabupaten Kupang, Anda dapat berkunjung ke Pantai Tablolong. Pantai ini terletak di kecamatan Kupang Barat. Dari pusat kota Kupang, pantai ini terletak 30 kilometer atau lebih kurang 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Desiran ombak yang seakan menyapu hamparan pasir putih menjadi ciri khas tersendiri dari Pantai Tablolong. Anda dapat menjadikan pantai berpasir putih ini untuk berjemur atupun bermain voly pantai.

Bagi anda yang hobi memancing, pantai ini dapat juga menjadi alternatif baru. Bahkan karena ikan yang hidup di laut Tablolong jenisnya beragam dan jumlahnya tak terhitung, pantai ini disebut juga surga bagi para pemancing. Kejernihan air lautnya juga dinilai sangat cocok bagi anda yang gemar berenang di laut.

Ketika berkunjung ke Pantai Tablolong, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk melihat matahari terbit. Karena dari kejauhan, anda dapat melihat kilauan air yang terlihat indah ketika matahari pagi mulai memancarkan sinarnya. Lain halnya ketika anda tiba di pantai ini beberapa saat sebelum matahari mulai terbenam. Anda dapat melihat matahari yang mulai berwarna kemerahan seakan tampak hilang dibalik laut Tablolong.

Tak hanya pantai Tablolong, kabupaten Kupang masih memiliki tempat wisata pantai lain yang juga patut anda kunjungi, salah satunya, Pantai Oesina (baca: pantai Usina). Pantai ini terletak di Lifuleo, kecamatan Kupang Barat. Dari pusat kota Kupang Barat, jarak menuju pantai ini lebih kurang 35 kilometer.

Ketika berkunjung ke Pantai Oesina (baca: pantai Usina), anda dapat melihat hamparan pantai berpasir putih. Sama seperti di Pantai Tablolong, hamparan pasir putih di pantai Oesina (baca: pantai Usina) dapat juga anda jadikan tempat untuk berjemur. Bahkan, seringkali tepian pantai Oesina (baca: pantai Usina) dijadikan sebagai tempat untuk mendirikan tenda perkemahan.

Ratusan jenis ikan laut hias dan beragam terumbu karang di laut Oesina (baca: laut Usina) dapat juga dijadikan daya tarik tersendiri bagi para penyelam. Karena air laut di Oesina (baca:Usina) begitu jernih, cukup dengan snorkeling, anda pun dapat melihat beberapa jenis ikan laut hias khas Oesina (baca: Usina).

Berkunjung ke kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur terasa kurang lengkap jika belum mencoba rasa Daging Se'i, hidangan khas Kupang. Bagi masyarakat Kupang, hidangan ini begitu populer. Konon, sejak tahun 1986, hidangan ini telah diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kupang ditandai banyaknya menu-menu di restoran yang menyajikan se'i.

Arti kata Se'i konon berasal dari bahasa Rote, bahasa daerah masyarakat Kupang. Dalam bahasa Rote, Se'i artinya daging yang disayat tipis dan memanjang. Biasanya, bahan Se'i yakni daging babi, sapi, atau rusa. Masyarakat Kupang lebih memilih Se'i babi. Namun, di beberapa restaurant di kota Kupang Se'i sapi juga tersedia. Sementara Se'i rusa, tidak setiap kali ditawarkan, karena rusa telah ditetapkan sebagai satwa langka dan dilindungi.

Penyajian daging Se'i khas Kupang relatif sederhana. Hanya dengan cara diasap dan diberi aneka bumbu dapur, hidangan ini telah siap untuk dihidangkan. Namun agar terasa lembut di lidah, daging ini harus diasapi di atas bara api yang menggunakan kayu kusambi selama lebih kurang 5 hingga 9 jam. Bagi pecintanya, kenikmatan hidangan ini telah dapat dirasakan mulai dari cicipan pertama. Konon, rahasia kelezatan Daging Se'i terletak pada bumbunya. Sebelum diasapi, Daging Se'i terlebih dahulu dilumuri dengan madu khas Kupang. Anda tertarik untuk mencobanya?. Ari-Ike/LPP RRI
Sumber: VOI
Lihat Juga:
Cafe

Rabu, 03 November 2010

dari Di Napoli sampai My Burger

Cafe di Napoli, sebuah sejarah makanan italia di pusat kota Minneapolis yang dimulai di tahun 1938, namun di kabarkan telah ditutup.

Restoran itu pada tingkat ritel Skyway sebuah bangunan kondominium dan kantor di sudut Marquette Avenue dan South Sixth Street.

Hal ini dimiliki oleh pengembang Larry Abdo, principal of Anxon Inc, perusahaan yang memiliki bangunan.

Abdo mengatakan dia sebentar lagi menyelesaikan kesepakatan dengan penyewa restoran baru yang tertarik dalam ruang dan dia bisa membuat pengumuman dalam beberapa hari mendatang.

Cafe Di Napoli awalnya dibuka pada tahun 1938 pada Hennepin Avenue dan dioperasikan di sana selama bertahun-tahun. Pada tahun 2005, kurangnya pengunjung makan siang dikeluhkan pemilik sebelumnya, Joe Piazza, untuk menutup restoran.

Kemudian pada 2007, dua anak Joe, David dan Nancy Piazza, membuka kembali restoran di tingkat jalan raya atas proyek kondominium Abdo, juga dikenal sebagai 6 Quebec.

Pada akhir 2008, Abdo mengakuisisi restoran.

"Saya membelinya karena mengetahui bahwa itu adalah pukulan besar kalau kami tidak berada dalam bisnis itu, jadi kita sudah mencari seseorang untuk mengambil ruang di atas."

Abdo dan istrinya pergi kencan pertama mereka di Cafe Di Napoli jadi dia mengatakan dia memiliki ikatan emosional untuk itu.

Abdo bermain-main dengan menu dan harga di Di Napoli, mencoba hal-hal seperti sebotol anggur seharga 10 cent jika membeli pizza selama happy hour.

"Hal itu OK, tapi tidak luar biasa," katanya. "Kami hanya benar-benar ingin berkonsentrasi pada merek burger kami."

merek Itu sebuah restoran bernama My Burger - hamburger tanpa embel-embel dan restaurant prancis kentang goreng yang telah dibuat dan dimiliki oleh keluarga Abdo.

Toko saya asli Burger dua-pintu-turun dari ruang restoran mantan Di Napoli. Ada juga sebuah lokasi di Pusat Kota, Minn

Alihbahasa dari: bizjournals.com

Selasa, 02 November 2010

restoran berkonsep pemandangan langsung pedesaan

Geladak & Garden Area, menghadirkan pemandangan langsung Kota Bogor dan Gunung Salak Bogor, ditemani dengan suara gemericik air dari kolam, menambah romantis suasana. Sangat cocok untuk anda yang ingin menikmati suasana alam Kota Bogor.
Pendopo, merupakan tempat yang cocok untuk keluarga yang ingin menikamati santapan nikmat di Gumati Cafe & Resto. Selain tempat yang nyaman, pengunjung masih dapat menikmati pemandangan Kota Bogor beserta Gunung Salaknya.
Hall Gumati, adalah tempat untuk pengunjung dengan jumlah banyak (Group) sekaligus tempat yang sangat cocok untuk acara-acara ulang tahun, Perkawinan, Lounching, Gathering, dll. Hall Gumati tersedia juga aneka hiburan seperti Live Music yang cocok untuk semua kalangan.
Restaurant, Disediakan untuk pengunjung yang ingin menikmati aneka makanan yang dapat dipilih sebelum disajikan. Kesegaran aneka Bunga tercium ketika memasuki area restoran Gumati, dengan pemandangan yang indah dari Kota Bogor, pengunjung akan dimanjakan pula dengan music tradisional secara langsung. Di Restoran Gumati tersedia aneka makanan dan minuman mulai dari tradisional, masakan Indonesia dan western.
sumber: cafeGumati

Senin, 01 November 2010

Alam dan Kuliner Menjadikan Bali Nomer Satu

Keindahan yang menjadikan bali sebagai surga dunia tak hanya pemandangannya tetapi juga masakan khas bali yang sangat nikmat di lidah. Menemukan surga pulau tropis juga memerlukan eksplorasi memasak tradisional dengan memperlakukan diri Anda untuk makanan lezat seperti ayam panggang lambat dan bebek di daun pisang, seafood bakar yang luar biasa menggoda sate, sup dari batang pisang, pepaya hijau dan jamur. yang banyak dipilih adalah hidangan vegetarian, lalu kue Bali yang antara lain puding beras hitam, juga yang sangat di cari buah-buahan tropis yang ditemukan di pasar lokal. Ini adalah beberapa dari kreasi lezat, beberapa bahkan menyenangkan selera Dewata dongeng Bali, yang menanti pengunjung dari kalangan pecinta kuliner penasaran ke pulau kita tercinta Indonesia.

dan ini dimanfaatkan oleh para pengusaha untuk menciptakan wisata baru di bali dengan Penciptaan Bumbu Bali, Bali Restaurant

restoran pertama diBali otentik dengan ciri khas Bali diciptakan mengikuti kepala sekolah yang digunakan dalam merancang sebuah kompleks rumah tradisional Bali. Pada menu tersebut Anda tidak akan menemukan makanan Bali biasanya disajikan di hotel dan restoran wisata, karena tujuan restoran ini untuk melayani makanan Bali cara Anda menemukannya disiapkan di rumah Bali atau selama upacara adat. Kami mengajak anda dalam perjalanan ke surga kuliner pulau bali yang ditawarkan.

tak terhitung perjalanan ke desa-desa, rumah-rumah dan kuil-kuil, bersama dengan Supir tanpa henti dalam meneliti lebih dalam budaya makanan Bali telah menghasilkan beberapa publikasi yang sangat diakui oleh Heinz von Holzen Godfather dari Bumbu Bali. Dalam "The Food of Bali", "Unveiled Bali: The Secrets of Balinese Cuisine", "Feast of Flavors from the Balinese Kitchen", dan "Street food of Bali".

Diakui oleh penduduk setempat dan wisatawan sebagai Restaurant Bali terkemuka di Bali, dan banyak penghargaan yang diterima sejak membuka pintu kecil pada tahun 1997, bersama dengan penggabungan setiap kehidupan Bali sehari menjadi harmonis sekitarnya akan memastikan pengalaman bersantap yang paling mengesankan dan otentik.
Lihat Juga Cafe

Kamis, 28 Oktober 2010

Jalan-Jalan Ke Banjarmasin

Saat Ke Banjarmasin pasti sudah tak asing lagi mendengar nama cendrawasih restaurant yang terletak di Jalan pangeran Samudra No 65/24 tepat di hook sebuah perempatan yang sudah terkenal menyajikan kuliner Khas Banjar masin.
Saat Pertama disana yang pertama kali saya cari ialah Soto banjar. soto yang berbahan dasar ketupat, suwiran ayam, telur, dan kuah rempah-rempah ini sangat mudah ditemukan dan rasanya wahhhhh.....
lalu dilanjutkan dengan Ikan patin bakar yang juga dengan mudah ditemui di Banjarmasin ini.
dan akhirnya menu istimewa tiba telur penyu waaaaaawwwww ini yang saya cari-cari dari tadi dan yang menarik disini ialah bagaimana cara menyantap telur penyu ini. telur penyu itu berbeda dengan telur-telur kebanyakan cara menyantapnya dirobek dulu kulitnya lalu di sruupuutttt isi telurnya karena selama apapun telur penyu direbus tak bisa keras seperti telur-telur lainnya dan yang saya dengar banyak sekali khasiat dari telur penyu selain menambah stamina bagi pria telur ini bisa menambah nafsu makan terbukti setelah saya menyantap telur ini saya malah semakin ingin makan dan makan lagi :d dan akhirnya saya memesan bebek panggang ala banjarmasin yang mencampur langsung kecap dan saus pada bebek. dan padahal masih ingin menghabiskan semua santapan yang ada di restoran itu tapi teringat saya disini akan singgah dalam waktu lama dan tak mungkin uang saku saya habiskan disini saja :D
Lihat Juga : Cafe

Selasa, 26 Oktober 2010

Di Menna St Leonard

Di menna restaurant di St Leonard terlihat sebagai restoran tradisional itu bisa dilihat dari dekorasinya batu bata, kayu, chandelier dan perapian yang terus menyala. tetapi tidak terlalu tradisional dalam hal penyajian dan pelayanan.
dan makanannya mantabbbb. itu yang keluar dari mulutku ketika menyantap hidangan klasik yang disajikan dan dihadapanku sudah ada campuran seafood appetizer dalam piring besar wow makanan pembuka dengan porsi besar? gumamku.
dan saatnya menikmati menu utama dan yang pesananku datang yaitu scallopini daging sapi muda dengan saus vodka mawar dan disajikan dengan udang dan tanpa menunggu lagi aku langsung melahap makananku yang super enak ini tanpa sisa :d
dan akhirnya dessert kecil disajikan dengan sekitar 6 pilihan. dan akhirnya pilihan jatuh ke tiramisu yang dibuat sendiri dan banyak ku dengar disinilah yang terbaik dari di menna restaurant
Lihat Juga : Cafe

Minggu, 24 Oktober 2010

Papua Kehadiran AGF di SCS

KOTA Sentani sebagai Ibukota Kabupaten Jayapura beberapa tahun terakhir ini menunjukan, pertumbuhan yang sangat pesat. Selain pertumbuhan penduduknya, perkembangan usaha ekonomi dan kepercayaan investor untuk mengembangkan usaha di Kota Sentani juga meningkat cukup tajam. Hal ini ditunjukan dengan banyaknya ruko, dan satu mall terbesar besar Sentani City Square (SCS), yang bisa dikatakan lebih besar dari mall-mall yang ada di Ibukota Provinsi Papua, Kota Jayapura. Sejumlah usaha dan produk branded atau bermerk yang biasa ada kota-kota besar di Jawa, saat ini juga sudah mudah untuk di dapati di Kota Sentani. Masyarakat Papua, khususnya kota Jayapura, tak perlu jauh-jauh ke Jawa, hanya untuk membeli satu produk tertentu, karena hampir semua sudah bisa ditemukan di Sentani (Radar Timika).
Setelah membuka cabang di Nangroe Aceh Darussalam, Bengkulu, Pontianak, Bali, Restoran Ayam Goreng Fatmawati (AGF) mengukuhkan diri sebagai restoran franchise yang bercita-cita dapat melayani seluruh masayarakat Indonesia dimanapun berada. Saat ini memang tak hanya penduduk Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Surabaya dan kota-kota tersebut di atas. AGF kini hadir di Sentani City Square untuk melengkapi alternatif kuliner di Papua, terutama di Sentani dan sekitarnya. AGF hadir dengan pilihan menu masakan tradisional dengan cita rasa dan kualitas service standard service excellent.

Interior, furniture, lighting dan layout-pun kami design khusus untuk masyarakat Papua yang heterogen, mulai dari penduduk asli, pendatang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ekspatriat yang merupakan professional di beberapa perusahaan besar di Papua dapat dengan nyaman menikmati menu-menu special AGF di Sentani City Square.

Kami berkeyakinan bahwa AGF dapat diterima dengan baik di Sentani. Karena itu, selain melayani konsumen yang datang langsung ke lokasi restoran, kami juga melayani jasa delivery order lewat nomor telpon ?0967-593 261. Jadi, jangan khawatir jika kesibukan di kantor tidak bisa ditinggalkan sementara, lantas kesempatan menikmati menu-menu AGF terlewatkan. Tinggal angkat telpon, sebutkan pesanan Anda, lalu kamipun meluncur ke lokasi untuk mengantarkan pesanan Anda.
sumber:fatmawati

Lihat Juga:
restaurant
cafe

Rabu, 20 Oktober 2010

Troli Dorong di Smile Pasifik restoran

Restoran Smile Plaza yang lokasinya berada di Jl.Muchtar Lutfi N0.38 Makassar, merupakan restaurant yang baru beroperasi awal 2006, dan langsung menyandang The Best Restoran dari 27 restoran yang masuk penilaian dewan juri. Selain masakannya seluruh atmosfer yang ditawarkan semuanya juga menghadirkan nuansa modern ala Eropa,Chinese dan Jepang.
Konsep yang ditampilkan sangat unik, dan ini merupakan restoran pertama di Kawasan Timur Indonesia dengan lantai 7 dan memiliki model restoran menyerupai room-room hotel berbintang yang menyediakan fasilitas VIP dinning room dilengkapi karaoke yang dapat digunakan sambil bersantai dengan keluargga,teman maupun rekan kerja. Jadi tidak mengherankan jika banyak kalangan menjadikan restaurant ini sebagai pilihan untuk menikmati masakan Dim Sum,Suki,Chinese food,Yakiniku dan masakan lainya tersaji di restoran ini.
Suasana yang ditawarkan adalah suasana dalam konsep interior yang mengangkat sebagian tema kebudayaan China bergaya modern, yang di padu-padankan dengan gaya eropa. Hal ini dapat dilihat pada disain bangku dan meja makan, juga pada pajangan-pajangan yang menghiasi ruangan, seperti patung-patung dengan nuansa chines atau karikatur-karikatur pada dinding Lobby di Golden room Fusion Chinese Cuisine di lantai 2 menambah keindahan dan aromah khas dari resto, yang dipastikan Anda akan betah berlama-lama.
Smile juga menyajikan satu model servis guna mempermuda coustemer,dimana waiter atau waitrees yang melayani costamer untuk chines food akan menyajikan semua menu-menu yang didorong dengan troler, dan saat Anda menikmati hidangan, waiter atau waitress akan berdiri tidak jauh dari meja Anda, sehingga Anda dapat sewaktu-waktu meminta bila ada yang dibutuhkan.
Menurut Tri Julianto,Operational Manager Restoran Smile Plaza, menu unggulan yang disajikan di sini, Ada Sapi Lada Hitam ala Vietnan, Kepiting Soka Goreng renyah. Dan untuk minumannya ada Smile Tropical. Harga yang ditawarkan buat coustemer juga berfariatif mulai dari Rp. 30.000, – (Porsi kecil) hingga Rp. 199.000, – (Porsi besar). Menu di Smile yang disajikan juga ada dalam bentuk set menu dari harga Rp. 30.000, – hingga Rp. 85.000/pax.
Restoran Smile Plaza Buka dari hari Senin s/d Sabtu dari jam 10.00-15.00 Wita dan 18.88-23-00 Wita.Sedangkan untuk hari Minggu/Raya buka dari jam 09.00-15.00 dan 18.00-23.00.
Sumber: SouthCelebes.wordpress
Lihat Juga: Cafe

Senin, 18 Oktober 2010

Kubu ciri khas Bali yang diadopsi Restoran Bumbu Bali

BUMBU BALI RESTURANT terletak di jantung Ubud, di seberang istana Puri saron, dekat ke Ubud pasar tradisional, menawarkan restoran Bumbu bali a pilihan "Authentic" Bali, makanan India dan vegetarian.

Hal ini diwakili "Kubu" yang sebenarnya di Bali Ketahui sebagai rumah kecil di lahan sawah yang biasanya digunakan untuk petani sebagai tempat untuk mengambil menangkap dan menikmati makanan dan minuman. Ini adalah untuk membuat sentuhan kecil dari kehidupan nyata Bali.

Restoran utama juga udara terbuka dengan pemandangan kolam air kecil menengah dan pejalan kaki yang lewat ke pasar tradisional dan kegiatan seremonial.

Hal ini dihiasi dengan interior Bali sekitarnya. Meja itu dihiasi dengan unik "patung perunggu kecil Buddha" dengan aromatik bunga "mitir" sekitar, untuk memberikan suasana damai & perasaan.

Lihat Juga:
Cafe

Minggu, 17 Oktober 2010

Halal@saigon

Ho Chi Minh City - Salah satu rules of thumb untuk mencari tempat makan halal bila sedang berada di negara-negara yang mayoritas penduduknya tidak beragama Islam adalah terlebih dulu mencari masjid terbesar. Di Ho Chi Minh City (d/h Saigon), masjid itu ternyata letaknya persis di belakang hotel favorit saya, Caravelle.

Halal@Saigon, begitu nama restoran itu, dimiliki oleh seorang dokter keturunan India warga negara Malaysia. Dokter Shimi sebetulnya datang ke Saigon 18 tahun yang lalu untuk membuka usaha di bidang farmasi bersama suaminya. Tetapi, setelah usaha farmasinya berjalan baik, ternyata dia "ngelantur" ke bisnis restaurant pula.

"Kasihan orang Malaysia bila berwisata ke sini sulit menemukan makanan yang dijamin kehalalannya," kata Dokter Shimi. Sekarang, di ruas jalan pendek di sekitar masjid itu sudah bermunculan beberapa restoran halal lainnya.

Dokter Shimi sengaja mendatangkan beberapa tukang masak dan pramusaji dari Malaysia untuk mengawaki restorannya. Halal@Saigon memang menyajikan berbagai masakan Malaysia. Tetapi, tentu saja kebanyakan tamu justru mencari sajian khas Vietnam tetapi dimasak dengan kepatuhan tinggi terhadap syarat-syarat halal.

Contohnya adalah goi cuon (lumpia basah) khas Vietnam. Sekalipun biasanya ada pilihan antara tom (udang) atau ga (ayam) - di samping mihun dan daun salad - di tempat-tempat umum lumpianya sering diisi juga dengan seiris daging babi. Di Halal@Saigon, sudah pasti goi cuon-nya halal. Cocolannya, seperti biasa, adalah sambal tauco.

Sajian yang paling saya sukai di sini adalah salad udang dan umbut daun kelapa dengan saus jeruk nipis segar, dimakan dengan krupuk udang sebagai sudu. Umbut daun kelapanya bertekstur lembut dan manis - mirip dengan heart of palm yang di California juga lazim dipakai sebagai campuran salad. Bagi saya, sajian ini benar-benar fresh dan mak nyuss.

Udang rebusnya juga istimewa. Tetapi, ternyata, prosesnya agak "mengerikan". Udang hidup dimasukkan ke dalam kelapa muda dengan rajangan bawang bombay, daun bawang, dan daun ketumbar - yang kemudian dipanggang dalam oven. Ketika disajikan, udangnya terasa manis alami, segar, dan nyakrek (succulent). Bila diperlukan, udangnya bisa dicelupkan ke dalam saus yang dibuat dari perasan jeruk nipis, garam, dan lada.

Sajian lain yang harus diacungi jempol di sini adalah ikan keo (semacam patin) yang dimasak dalam kuali (claypot) dengan karamel, lalu ditaburi bubuk kacang tanah, bawang putih, dan cabe kering. Saya langsung teringat sajian serupa yang juga ada di Vietopia Jakarta. Daging patin yang lembut berlemak itu terasa sangat mulus dalam balutan saus yang kompleks.

Lho, tapi kenapa akhirnya semua menu Vietnam halal ini justru hanya menampilkan seafood? Selain udang dan ikan, juga kepiting, cumi-cumi, dan kerang. Bagaimana kalau yang datang justru alergi terhadap ikan?

Gampang! Ada menu Malaysia berikut untuk dipilih: nasi rendang, nasi lemak, kari sapi, sate ayam/sapi, dan lain-lain. Selain itu, juga tersedia berbagai sajian untuk vegetarian.

Bila Anda diwajibkan makan halal, maka Halal@Saigon adalah alamat yang paling tepat selama berkunjung ke Ho Chi Minh City. (Bondan Winarno)
sumber: detikfood

Lihat Juga:
Cafe

Kamis, 14 Oktober 2010

Mole Khas Mexico

Mole adalah nama umum untuk beberapa jenis saus yang digunakan di Meksiko. Dalam bahasa Inggris, kata Mole merujuk pada saus tertentu yang sebetulnya lebih dikenal dengan nama mole poblano dalam bahasa Spanyol. Yang sudah biasa dengan masakan Meksiko pasti mengenal nama guacamole (avocado mole).

Di Meksiko, istilah ini dipakai untuk sejumlah saus, beberapa di antaranya cukup berbeda satu sama lain. Jenis yang paling populer berasal dari negara bagian Meksiko, Puebla dan Oaxaca. Di San Pedro Atocpan, yang terletak di Milpa Alta daerah federal Meksiko, pinggiran selatan kota Meksiko, terdapat pekan raya nasional Mole tahunan.

Mole poblano, yang namanya berasal dari nama negara bagian Meksiko, Puebla, adalah saus populer di masakan Meksiko. Mole poblano disiapkan dengan cabe, bumbu-bumbu, coklat tanpa gula dan bahan-bahan lainnya. Ada banyak cerita tentang penemuannya, tetapi tidak satupun yang resmi.

Salah satu jenis hidangan yang lebih populer adalah Mole Poblano de Guajolote atau Kalkun dengan Mole. Mole sering digunakan untuk mempersiapkan masakan jenis ayam atau isian keju enchilada; seringkali disendok dan disiramkan ke atas ayam, nasi ataupun kentang.

Resepnya disempurnakan oleh sejumlah biarawati atas perintah Santa Rosa untuk memberikan kesan pada saat ada kunjungan politik dan pejabat gereja di Meksiko pada abad ke-17.

Mole siap pakai bisa dibeli di toko ataupun supermarket. Mole siap pakai biasanya berbentuk bubuk ataupun pasta dengan warna yang beraneka ragam, hitam kehijauan atau pun kuning bergantung pada bahan yang digunakan. Di era modern, Mole dijual dalam bentuk kaleng, stoples, dadu yang bisa dilarutkan dalam air atau kaldu.

Mole berasal dari kata bahasa Nahutl, mulli, yang artinya "saus", "campuran", "ramuan", "rebusan". Dalam logat bahasa Inggris bentuk kata molé, menyatakan pengucapan akhiran huruf e berbeda dengan e ada kata mole, yang sudah pasti artinya berbeda.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
Restaurant
Restoran
cafe

Minggu, 10 Oktober 2010

Mie dan segala tentang Mie

Mie merupakan salah satu jenis makanan yang paling populer di Asia khususnya di Asia Timur dan Asia Tenggara. Menurut cerita legenda, mie pertama kali dibuat dan diproduksi di daratan Cina kira-kira 2000 tahun yang lalu di bawah kekuasaan dinasti Han. Dari Cina, mie berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan, Indochina, dan Asia Tenggara, bahkan meluas ke seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan daratan Eropa.

Sesungguhnya seni menggiling gandum dan pembuatan roti telah lebih dahulu berkembang di Timur Tengah: Mesopotamia, Mesir, dan Persia. Logikanya mie juga mula-mula dikembangkan dan diajarkan sebagai lembaran roti yang tidak mengembang, yang di Cina tampaknya mie mendapat perhatian sangat khusus dalam pengembangannya.

Dalam bahasa Inggris mie disebut noodle, yang sebenarnya berasal dari bahas Jerman, nudel. Asal istilah tersebut tidak jelas. Secara tradisional di antara masyarakat Cina, mie karena bentuknya yang panjang sering digunakan simbol umur panjang, dan selalu disajikan dalam pesta ulang tahun. Tetapi bukan hanya pada peringatan ulang tahun, melainkan juga pada saat upacara pemakaman dengan harapan mereka yang ditinggalkan memiliki umur yang panjang.

Dengan berkembangnya produk mie dan teknologi pembuatan mie, maka pembuatan mie tidak lagi terbatas hanya dari bahan mentah utama terigu (mian) saja, tetapi mie dapat dibuat dari tepung beras yang di sebut bihun (fen), dari pati kacang hijau yang disebut so’un (fensi), serta yang terbuat dari tepung terigu dan beras yang disebut shomein. Ketika tepung soba (buck wheat) telah menjadi salah satu bahan pangan pokok, mulailah diperkenalkan mie dari soba.

Secara tradisional, khususnya di Cina Utara pembuatan mie terigu dilakukan dengan cara melempar-lempar adonan ke udara sehingga menjadi tali temali yang panjang, kemudian ditarik, dilipat, dan dipotong sehingga menjadi benang atau tali. Adonan mie yang dibuat dengan cara tersebut dapat menghasilkan tali-tali tebal seperti macaroni. Dengan teknik khusus, yaitu jika penarikan dilakukan 12 kali dan pelipatan dilakukan sebanyak 11 kali maka akan menghasilkan produk mie yang disebut mie jenggot atau ‘Jenggot Naga’. Sifat mie jenggot naga tersebut renyah dan dapat dibentuk menjadi sarang burung, kemudian digoreng dan disajikan bersama dengan spano kuk di dalam sop yang lezat. Mie jenggot naga biasanya digunakan sebagai hidangan penutup dalam suatu pesta andrawina yang canggih.

Produksi Mie Secara Komersial
Sejak mie diproduksi secara manual, manusia selalu memimpikan memproduksi mie secara mekanis, menggunakan suatu alat. Baru kira-kira 700 tahun yang lalu manusia berhasil membuat mie berukuran kecil dengan menggunakan alat mekanik.

Revolusi pembuatan mie secara mekanik baru terjadi setelah T. Masaki berhasil menciptakan mesin pembuat mie pada tahun 1854. Sejak memasuki abad ke-20, mie telah banyak dikenal dan digemari oleh masyarakat di luar Cina dan Jepang. Sejak saat itu, mie mengalami banyak perkembangan. Dari mie yang dihidangkan dingin dan sangat terkenal di Cina, kemudian di Jepang juga dikembangkan mie instan dengan nama Chicken Ramen (1957) dan pada tahun 1962 muncul mie instan baru dengan nama Saporo Ramen. Pada tahun 1964 bermunculan berbagai industri yang memproduksi mie instan Cina dengan bungkus Polietilen yang dapat direkatkan dengan panas, hingga berkembang menjadi bahan pembungkus Polysteren yang mampu menyimpan panas cukup lama pada tahun 1971, dengan bentuk cangkir atau mangkuk. Dengan perkembangan wadah baru tersebut, konsumen dapat memegang cangkir atau mangkuk yang berisi produk sangat panas tanpa tangannya kepanasan.

Untuk menjaga kesegaran mie dalam waktu yang cukup lama, telah berhasil ditemukan teknologi pembekuan pada tahun 1974. Mulai tahun 1977, teknologi pembekuan dan pengeringan diterapkan dalam produksi mie instan secara komersial.

Jenis Mie di Pasaran
Berdasarkan kondisi sebelum dikonsumsi, mie dapat digolongkan ke dalam beberapa kelompok, yaitu mie basah, mie kering, mie rebus, mie kukus serta mie instan, baik dalam kemasan polietilen maupun dalam kemasan polysteren yang dikenal juga sebagai sterofoam (bentuk cangkir maupun mangkuk).

Pada umumnya, mie basah merupakan mie yang belum dimasak (nama-men). Mie basah merupakan jenis mie Cina yang paling populer, banyak dijual di berbagai toko maupun restoran. Jenis mie basah tersebut jarang dijumpai di pasaran. Sedangkan mie kering (kan-men) merupakan istilah umum yang digunakan untuk so-men, seperti misalnya hiyamugi, udon, hira-men, dan soba. Jenis mie kering tersebut merupakan mie yang palng populer di masyarakat Jepang. Mie tersebut dapat disimpan sebelum diolah menjadi helaian mie basah.

Mie rebus (yude-men) adalah nama populer dari udon. Sedangkan mie kukus (mushi-men) merupakan jenis mie Cina yang dapat dikukus maupun direbus. Mie kukus biasanya ditumis dengan sayur terlebih dahulu sebelum disajikan sebagai yaki-soba. Mie instan dapat berbentuk dalam kemasan polyetilen yang tiap helainya telah mengalami pengerasan, dan dikeringkan menggunakan oven yang relatif sangat panas. Kelompok mie tersebut dapat dibagi menjadi mie yang telah diperkaya atau dicampur dengan bumbu yang terpisah kemasannya. Sedangkan mie dalam kemasan sterofoam, dilengkapi dengan bumbu, sayuran, udang atau daging kering yang terpisah. Produk tersebut dapat dikonsumsi setelah dituangi air panas ke dalam wadahnya dan dibiarkan selama kurang lebih 5 menit.
Sumber: kaskus

Lihat Juga:
restaurant
cafe